bibitindah2

☰ Navigation
  • Home
  • Blog
    • About
    • Contact
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Sitemap
    • Terms of Service
  • Color Picker
  • Info Menarik
  • Internet
  • Kesehatan
  • Kategori
    • About
    • Contact
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Sitemap
    • Terms of Service
  • Error 404

Label

Artikel

Entri Populer

  • Sejarah Pertanian Organik
    Sejarah Pertanian Organik
    Sir Albert Howard secara luas dianggap sebagai ayah dari pertanian organik. Pekerjaan lebih lanjut dilakukan oleh JI Rodale di Amerika Serik...
  • Jamur Disekitar Kita
    Jamur Disekitar Kita
    Gen pada jamur dikenal oleh para ilmuan sering memberikan kejutan-kejutan baru Sebagai manajer koleksi di Museum Field di Chicago, Robert Lu...
  • Tips Budidaya Cabe Merah
    Tips Budidaya Cabe Merah
    Cabe merah merupakan salah satu komoditas pertanian paling atraktif. Pada saat-saat tertentu, harganya bisa naik berlipat-lipat. Pada momen ...
  • Bahan pangan organik
    Bahan pangan organik
    Bahan pangan organik adalah bahan pangan yang diproduksi dengan menggunakan metode pertanian organik, yang membatasi input sintetik modern s...
  • Teh
    Teh
    Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringk...
Home Artikel Apakah Pohon Tidur?

Apakah Pohon Tidur?

Unknown 10:33 PTG Artikel
Saat mendengar pohon tidur nampaknya agak aneh bagi kita. Tapi hal ini menjadikan ide untuk para Ilmuan untuk meneliti perubahan yang terjadi pada pohon cemara. Pohon cemara mengambil istirahat sebentar atau tidur sebentar seperti halnya manusia dan hewan pada umumnya.

Para peneliti dari Austria, Finlandia dan Hungaria menggunakan laser scanner untuk memindai dua pohon dan meneliti jutaan titik yang berbeda di seluruh area permukaan pohon. Sejak itu, mereka mengetahui bahwa pohon benar-benar bergerak pada malam hari, sebuah fenomena bahwa para ilmuwan menemukan fakta dari penelitian yang telah dilakukan oleh ilmuan dahulu.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa seluruh pohon terkulai pada malam yang dapat dilihat sebagai perubahan posisi dalam daun dan cabang", Eetu Puttonen, seorang peneliti dari Finlandia Geospasial Research Institute, menjelaskan dalam siaran pers. "Perubahan tidak terlalu besar, hanya sampai 10 sentimeter untuk pohon dengan ketinggian sekitar 5 meter, tapi mereka sistematis dan baik dalam akurasi peralatan kami."

Untuk menyaring efek dari cuaca dan lokasi, para peneliti mempelajari satu pohon di Finlandia dan yang lain berada jauh di Austria, di bawah kondisi yang tenang tanpa angin. Daun dan cabang terkulai secara bertahap, sampai posisi pohon terkulai dalam beberapa jam sebelum matahari terbit. Di pagi hari, pohon-pohon mulai kembali ke posisi semula secara perlahan-lahan samapai pada posisi tegak mereka.

Tapi peneliti lain, AndrĂ¡s Zlinszky dari Pusat Penelitian Ekologi Hungaria, mengatakan bahwa efek terkulai mungkin disebabkan oleh hilangnya tekanan air internal di dalam sel pohon, fenomena ini disebut sebagai turgor pressure.

"Ini berarti cabang dan batang daun kurang kaku, dan lebih rentan terhadap berat badan mereka sendiri," kata Zlinsky pada pers Inggris

Zlinsky juga mengatakan turgor pressure dipengaruhi oleh fotosintesis, yang berhenti setelah matahari terbenam.

***
Berbagai Sumber
  • Twitter
  • Facebook
  • Google
  • Tumblr
  • Pinterest

Related Posts

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © bibitindah2 | Reboza Sambirejo | Blogger